Archive for March 10th, 2006

the thing you should think about

Posted by: ryane   
March 10th,
2006

Posting-an Hani : something to think about

I don’t know what’s going on in those minds of busy bosses. And I don’t know what they’re so busy thinking/doing anyways.
Gimana kalian para boss, ada tanggapan?…
Posting-an saya : the thing you should think about
eHm.. saya bukan boss (secara yg diminta kan tanggapan para boss) tp ingin tau kegiatan boss? curhatnya boss? bisa tanya saya. Dan akan saya jawab seperlunya saja, tentu. Bukan karena rahasia sih namun lebih kepada kode etik-nya. Secara saya adalah orang terdekat boss, (bisa dibilang kepercayaan boss dalam berbagai hal). Mau nyurat, nyari saya, mau nelpun, saya lagi, mau diskusi, kamu dimana? mau meeting, ayoo kamu ikut! mau prepared perjalanan bisnis, ini-nya mana.. itu-nya mana.. kamu stand-by yaa. Dari urusan ribet, protokoler sampe urusan remeh-temeh seperti : minum saya, mana? saya makan siang dengan si-ini.. dengan si-itu, dll.. dsb.. Yups, betul sekali!.. saya adalah pembantu mereka, lampiran mereka, halusnya : saya adalah sekretaris mereka.
Sepengetahuan saya, para boss (sengaja para, karena ada banyak boss disekeliling saya) selalunya meminta bawahan mereka untuk selalu melaporkan hasil dari tugas yang mereka perintahkan, karena mereka bertanggung jawab terhadap segala pekerjaan yang dikerjakan oleh bawahannya. Dan lagi, karena kebanyakan boss nih, dengan berbagai macam aspirasi, inisiatif (boss emang suka inisiatif sendiri.. kebiasaan ng’bossy sih.. lama-lama jd trend buat para boss) serta pemikiran, bayangin aja, 1 kepala, 1 karakter.. gimana dengan 4 kepala? 4 karakter kan? padahal, 1 kepala aja udah bikin ga karuan. Sebenernya mereka stres karena ini, yang dikejar-kejar, sebenernya kan mereka. Nah mereka balik ngejar-ngejar kita deh, para bawahan. Dan dikarenakan ada banyak sekali pekerjaan yang menuntut untuk diselesaikan dengan hasil TERBAIK, makanya mereka cenderung lupa, ga inget (saking banyaknya). Sedangkan kita, masing-masing menyelesaikan tugas yang dibebankan sesuai dengan porsi atau job description masing-masing kan? tapi liat mereka, SEMUA.. catet, SEMUA.. tanggung jawab mereka, berhubungan dengan kelangsungan hidup perusahaan-nya. Perusahaan bisa bertahan hidup, secara otomatis kita pun bisa bertahan hidup.. Saya bukan men-dewa-kan satu perusahaan atau satu pekerjaan ataupun cari muka, tapi realita yang menuntut demikian. Perusahaan kolaps, kita mau kemana? Hare gene.. nyari pekerjaan tidak gampang temans! Tapi bukan berarti kita lantas mengabaikan harga diri kita.
Hal ini berhubungan dengan interaksi antar-manusia, bagaimana mereka memperlakukan kita ataupun bagaimana kita memperlakukan mereka. Karakter boss itu tadi yang menjadi acuan. Kembali lagi, karena kita adalah bawahan, makanya hendaknya kita yang lebih mengerti mereka. Laksanakan perintah mereka sebaik-baiknya. Berikan tanggapan atau masukan yang “berarti” buat mereka, sampaikan aspirasi atau pemikiran kita terhadap satu permasalahan, bukan dengan cara menggurui, tentu. Barangkali dengan begitu, mereka respek kepada kita dan percaya bahwa kita dapat dipercayai untuk mengemban suatu tugas, sehingga tercipta hubungan kerja, atasan dan bawahan yang harmonis (wow.. bahasa PPKN kan, bagus-bagus semua!). Kesalahan mah biasa.. human erorr.. tapi, bagaimana kita meminimalkan kesalahan yang mungkin timbul itu yang luar biasa..
Yang membuat saya lega, di perusahaan tempat saya bekerja, boss-boss yang ada, adalah tipe boss yang dapat diajak berdiskusi asalkan kita tau celah dan seluk-beluknya. Laporkan segala hasil dari tugas tersebut selengkap-lengkapnya kalau perlu dengan berbagai statement pendukung maupun supporting document, misalnya, jangan setengah-setengah, mereka bisa marah kalau laporannya tidak MANTAP -katakanlah begitu. Oh satu lagi, mereka paling tidak suka dibantah. Jadi solusinya: bilang aja begini “boss menurut saya, begini.. bla.. bla.., barangkali bisa menjadi pertimbangan boss“. Mudah koq, mendekatkan diri dengan mereka. Coba saja..
Kalau mengenai gaji.. hihihi itu sensitif, yang pasti puaskan mereka dengan hasil kerja yang bagus maka mereka akan memuaskan-mu. Kalau mengenai jumlah yang menurut kita selalunya tidak cukup.. heiii we’re human being! waktu masih gaji yang lama.. minta dinaikkin.. tapi begitu udah dinaikkin.. masih juga ngeluh, hhhh masih kurang inih boss.. bagi duit lagi dong boss!!
Posting-an ini bukan bermaksud membela ataupun memihak, baik dari sisi para boss maupun dari sisi bawahan.. Dan saya juga tidak diperintah oleh para boss untuk menuliskan ini. Hal ini hanyalah sedikit kesimpulan dari trend para boss, yang terjadi.. No hard feeling yaaaa..