from now on, i am si-kutu-loncat
June 22nd,
2006
2006
damned! i’ve wait for two and half hours.
eh eh.. saya belum cerita ya? beberapa minggu ini kan, saya mulai terkontaminasi untuk berubah bentuk (berubahh!!!) menjadi kutu loncat (yang canggih, pintar, cantik serta beken! halahhhh) ;D seperti yang dilakukan beberapa temans saya (Han, Ka! tanggung jawab lo semua! hee..).
Secara, demi perkembangan diri, demi mencari suasana segar diluar, demi perolehan gaji yang (lebih dari sekedar) cukup, demi penghargaan sebagai manusia.. akhirnya saya memilih mencoba-coba menjadi kutu loncat.
Pengenalan saya sebagai kutu loncat dimulai dari mencari-cari lowongan (yah lowongan kerja, emang apalagi hah?!) cari sana-cari sini, koran lokal, koran nasional, beberapa relasi, temans, dll, saya karyakan. Akhirnya terpilih beberapa perusahaan calon tempat penampungan saya sebagai kutu loncat. Setelahnya mulailah saya kirim-mengirim resume. Ohh okey, sekian lama waktu (yg namanya nunggu, meski sehari rasanya lamaaaa tau’) eh ada panggilan (panggilan test sodara! emang panggilan apa lagi heh?!).
Baiklah: dimulai dengan Wow! dari namanya perusahaan minyak bo’, 100% PMA.. you know.. joining oil & gas coy will always be a very berry good opportunities.. maka, ber-Hore-lah saya! namun kemudian ternyata, hihihi minyak kelapa sawit hehehehe.. ahh okey lah, selagi bukan minyak gosok ini, yah sudahlah (mengutip advice si-siput-liliput-merumput).
Tes pertama, psiko-test (masih musim ya? selalu deh.. bosen) yang jd soal-nya begitu-begitu juga kan? hitung-menghitung angka dari bawah keatas, bentuk test kepribadian -apakah a-kamu begini atau b-kamu begitu, ini bukan soal benar atau salah jd isi saja sesuai dengan diri kamu, test lainnya yah ketelitian -padu padan lembar soal dengan lembar jawaban dan test logika serta berhitung matematika dasar, males-males-dikerjain-juga-sepenuh-hati. Then, all test done.
Sekian waktu berlalu, tanggal terus berganti, cuaca terus berubah dari hujan-panas terik-mendung sampai ke hujan lagi, i’ve got a call then. Ok, can you come? we will make an interview related the job that you’ve applied. EXECUTIVE SECRETARY. Pada hari yang telah ditentukan, waktu dan tempat dipersilahkan, saya datang dengan riang gembira (seperti biasa lah, saya memang selalu begitu kan??). Tepat waktu -on time, buat saya adalah IT A MUST, suatu keharusan, bentuk sebuah komitmen dan profesionalisme. Tapi apa daya, jadwal yang telah ditentukan molorrr sampe sekurang-kurangnya 1 jam (mau marah rasanya hati ini). Kepercayaan diri serta excitement yang saya bawa tadi pagi dari rumah, terbang.. hilang entah kemana. Yang bisa kalian lihat kemudian adalah seseorang berbeda. lusuh. lemas. meskipun tampak raut wajah kenceng (bukan! bukan karena face-lifted, tetapi lebih karena menahan amarah yg hampir mencapai ubun-ubun), dari sekian orang calon yang akan di-interview, akhirnya tiba juga jatah saya untuk di-interview dengan mereka.
oh wait! MEREKA???!!!
Iya, mereka. Udah berasa sidang tugas akhir aja deh. Ga tanggung-tanggung 3 orang -orang asing, meski masih seputaran Asia, tapi buat saya tetap -orang asing. Karena, mereka -orang asing itu, punya pandangan atau pemikiran sendiri tentang stereotype orang/ pekerja dari Indonesia. Meremehkan? yah denger-denger sih sedikit begituuu.. But i’ve to fight them! kepalang tanggung! hantam sajalah!
3 orang tersebut, ketiganya adalah lelaki, bentuk/sikap/gaya serta pembawaannya seperti ini:
orang 1 = menunjukkan suatu ras tertentu, berwajah ramah, perawakan tinggi tetapi tidak terlalu besar.
orang 2 = (masih) menunjukkan suatu ras tertentu, berwajah agak sadis, lidah setajam silet -perih! (ohh please dehh) meskipun dia tersenyum tapi tetap saja judes-nya kelihatan.
orang 3 = Nah kalau yang ini favorite saya, (kelihatan) muda, gaya-nya sangatlah fashionable, kemeja+dasi+trousersnya matching, sangat cocok dengan bingkai kaca-matanya yang half-framed, wajahnya terlihat ramah, kulitnya agak ke-coklatan, matanya menyiratkan ungkapan “welcome“. Ganteng deh (cihuyyy!)
Yang akhirnya saya perkirakan bahwa dia akan menilai ke-pribadian serta penampilan saya. And i’m totally right about this.
Kira-kira begini ini sesi tanya jawab dengan mereka:
2,
Ryane, please tell us about your personality, kelebihan dan kekurangan kamu.
:: i am bla-bla-bla.. so, makes me bla-bla-bla..
2,
What will you choose, hardworking-effective-honestly
:: i will choose honestly. Even sometimes, in a special case, honestly can’t make something effective. But i’ll always try!
1,
Hmm.. yeah, make sense. So, from 1 to 10, and 10 is the most honestly, where ya at?
:: between 8 to 9.
2,
Why don’t you say 10?
1,2,3 memandang penuh kepada saya, menunggu jawaban dari saya.
:: nope. for a simple example in a simple situation. My boss calling me, he tells me that he won’t go to the office because he is sleepy. Last night he watched fifa world cup 2006, his favorite team play on. Then, he want to re-schedule his activities for today. I’ve to call some clients about this. So, i have to tell a lie to them. I say, my boss got another meeting outside. Not saying, his sleepy because bla-bla-bla.. I must loyal to my boss, make a very good image about him. As long as still in professional needed, i have to!
2,
Waaa.. why don’t you tell your boss not to lie.
:: Yes, of course, i tell him, but personally. And everythings fine, then.
1,2,3
:: good.
3,
Btw, what is your dream, your next plan?
:: saya tersenyum manis (si-nomer-3 bertanya euy! deg-deg-an hehehe). I want to become a career-woman. Have my own business.
1, 3,
In what business?
:: (
masih tetap tersenyum) boutique. i love design. like fashion and accesories. i’ve planned to open this boutique with my friend. (pil, butik kita pil.. bagaimana mewujudkannya saja, at least we’ve our brand name hehehe)
masih tetap tersenyum) boutique. i love design. like fashion and accesories. i’ve planned to open this boutique with my friend. (pil, butik kita pil.. bagaimana mewujudkannya saja, at least we’ve our brand name hehehe)
3,
Very good.
1,2,3.. terus bertanya, kemudian saya terus saja menjawab.
Saya tidak mencoba, menjawab dengan image terjaga agar terlihat sempurna. Namun, apapun yang keluar dari jawaban-jawaban saya, pure, adalah saya. Intonasi bicara tetap stabil dan selalu sopan serta menghargai lawan bicara saya, itu saja. Sehingga apapun jawaban itu, mereka cukup memandang saya dengan tersenyum, penuh canda dan tawa, menimbulkan reaksi verbal dua arah yang cukup aktif dengan hasil yang cukup memuaskan pula. Tidak terlihat kesan meremehkan atau mencela jawaban saya. I think they like me, and yes they do.
Karena?
Today, they call me again. Invite me to their office to discuss about SALARY. Artinya i got the job, rite? They giving me an offer (nice offer, actually) but firstable.. i’ve to think about that. Saya tidak mau membuat keputusan dengan terburu-buru. Harus tetap difikirkan, positif-negatif lah hayyy..
So, i’m now in progress of thinking.. Saya akan kembali bercerita-cerita lagi, nanti. Yes I will. Sekarang biarkan saya berfikir dengan tenang dan penuh konsentrasi yaaa
Thank you..
This entry was posted
on Thursday, June 22nd, 2006 at 8:02 am and is filed under Uncategorized.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.


3 Responses for "from now on, i am si-kutu-loncat"