pulang..
June 30th,
2008
2008
dia pulang ke suatu tempat yang disebutnya ‘rumah’, sebentar saja (kalau 19 hari itu boleh dibilang sebentar sih)
dia pulang ke suatu tempat yang bahkan tidak tergambar jelas didalam peta meskipun hamparan hijau pepohonan dan lekuk jalan di lereng gunung itu tergambar jelas dalam ingatannya..
dia pulang ke tempat, dimana dia pernah menghabiskan masa kecilnya bersama orang-tua, saudara serta teman yang disayanginya; dengan tawa dan tangis bahkan melakukan banyak hal untuk tetap bertahan hidup bersama keluarganya disana dan kini ia membawa luapan kerinduan akan itu untuk seluruh keluarganya..
dia pulang untuk menunjukkan kepada akarnya, bahwa dia tidak pernah lupa akan asalnya..
dia pun pulang untuk melangitkan do’a di pusara Ibu yang sangat dicintainya..
dan tidaklah ia lupa..
bahwa dia pun pulang untuk menyampaikan berita suka-cita atas perempuan yang telah dipilihnya, yang semoga akan selalu mendampinginya untuk mencapai tujuan hidup dijalan-Nya, kelak..
…
…
Yah, 17 hari lagi..
semoga dia tidak lupa pulang; untuk kembali menggenggam erat jemari kekasihnya, melangkah bersama menanti sampai hari ‘itu’ tiba..
dia pulang ke suatu tempat yang bahkan tidak tergambar jelas didalam peta meskipun hamparan hijau pepohonan dan lekuk jalan di lereng gunung itu tergambar jelas dalam ingatannya..
dia pulang ke tempat, dimana dia pernah menghabiskan masa kecilnya bersama orang-tua, saudara serta teman yang disayanginya; dengan tawa dan tangis bahkan melakukan banyak hal untuk tetap bertahan hidup bersama keluarganya disana dan kini ia membawa luapan kerinduan akan itu untuk seluruh keluarganya..
dia pulang untuk menunjukkan kepada akarnya, bahwa dia tidak pernah lupa akan asalnya..
dia pun pulang untuk melangitkan do’a di pusara Ibu yang sangat dicintainya..
dan tidaklah ia lupa..
bahwa dia pun pulang untuk menyampaikan berita suka-cita atas perempuan yang telah dipilihnya, yang semoga akan selalu mendampinginya untuk mencapai tujuan hidup dijalan-Nya, kelak..
…
…
Yah, 17 hari lagi..
semoga dia tidak lupa pulang; untuk kembali menggenggam erat jemari kekasihnya, melangkah bersama menanti sampai hari ‘itu’ tiba..
manik-manik,
aku menunggu dirimu pulang nih..
aku menunggu dirimu pulang nih..
This entry was posted
on Monday, June 30th, 2008 at 2:02 am and is filed under Uncategorized.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.


4 Responses for "pulang.."