Now Reading

Posted by: ryane   
October 3rd,
2008

PARIS PADORA

Astria mencari harta karun

[Logi kedua dari sebuah dwilogi, setelah Astral Astria]

Ini dia yang kutunggu. Mini van kami berhenti juga di Notre Dame, katedral yang terkenal. Berada di pinggir Sungai Seine, konon dulunya bangsa Romania mendirikan kuil pemujaan untuk dewa Jupiter. Bertahun-tahun kemudian menjadi Cathedral St. Etienne, didirikan oleh Childebert di tahun 528. Sampai akhirnya Maurice de Sully, bishop Paris mendirikan katedral yang didedikasikan untuk Bunda Maria. Konstruksi yang menjadi katedral kini dimulai tahun 1183 dan selesai 180 tahun kemudian!

Aku berjalan menikmati setiap lorong dan langit-langit yang penuh detail, pahatan, ukiran dan patung. Aku berjalan terus hingga menaiki tangga bati. Dari atas, semua tampak jelas.

Lalu… hal yang paling tidak pernah aku pikirkan muncul.

“Psssst, Hi…hi….”

Aku menengok. HAH? Aku menggosok-gosok mataku. Ini mimpi bukan ya? Aku berusaha menutup mata ketigaku.

“Pssst, iya, aku. Aku hidup. Nyata.”

TUNGGU! Ini imajinasiku aja kan? Ini mimpi kan? Patung itu bergerak. Dan BERBULU! Ya, dia HIDUP!